Atek dan Ucok Divonis 3,3 Tahun dan Denda Rp 150 Juta karena Berbisnis PSK di Karaoke

Atek dan Ucok usai Sidang Vonis
Secepatnya, BATAM : Terdakwa Jhoni alias Atek dan terdakwa Ade Fransiska alias Ucok divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan hukuman masing- masing 3, 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan penjara. Rabu (11/10/2017).

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam yang diketuai  Redite Ikaseptina, didampingi Iman Budi Putra Noor dan Hera Polosia Destiny menyatakan, kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 2 ayat (1) UU NO.21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Putusan kepada kedua terdakwa yang lebih ringan 1, 7 tahun  penjara itu, diterima oleh keduanya. Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Yan Elhas Zeboea, SH yang menggantikan Susanto Martua juga menerima putusan tersebut.

Dalam kasus ini, sesuai dakwaan JPU, sekira pukul 20.00 Wib, Tim Ditreskrimum Polda kepri datang ke Tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan dengan cara Undercover (penyamaran). Adapun kegiatan yang dilakukan di Karaoke New Permata Indah, Windsor Foodcourt,  Nagoya, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam dengan cara memperlihatkan (Show) para PR (Public Relation) kepada setiap pengunjung untuk dipilih, baik untuk menemani karaoke maupun untuk menemani pengunjung untuk melakukan persetubuhan layaknya hubungan suami istri.

Setelah pengunjung memilih PR (Public Relation), kemudian pengunjung langsung membawa PR (Public Relation) tersebut untuk menemaninya karaoke, setelah selesai karaoke barulah pengunjung membayar upah PR (Public Relation) tersebut kepada Papi (Terdakwa II.JHONNY Als ATEK), mami, ataupun kasir (Terdakwa I.ADE FRANSISKA), namun apabila PR (Public Relation) akan dibawa untuk melakukan persetubuhan layaknya hubungan suami istri, maka pengunjung tersebut harus terlebih dahulu membayar sesuai dengan tarif yang di tentukan oleh pengelola, barulah pengunjung dapat membawa PR (Public Relation) tersebut.

Bahwa tarif yang ditentukan oleh pengelola Karaoke permata Indah Windsor Nagoya Kota Batam adalah sebagai berikut :Untuk jasa PR menemani tamu yang sedang berkaraoke hingga selesai yaitu sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah). Untuk jasa PR melayani tamu yang ingin berhubungan sexsual atau berhubungan badan dengan PR (Publik Relation) hanya sekali berhubungan badan (sortime) yaitu sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Bahwa untuk jasa PR yang melayani tamu penuh (Boking sehari) yaitu sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) hingga Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah). Bahwa jumlah uang yang diterima oleh PR (Publik Relation) atau Cewek Bookingan apabila di Booking tamu untuk waktu Short Time atau Long Time hanya 50 % (lima puluh persen) dari nilai Bokingan Short time atau Long Time.

Bahwa uang Bookingan yang diterima oleh PAPI atau MAMI diserahkan kepada Terdakwa I.ADE FRANSISKA Als UCOK dan kemudian Terdakwa I.ADE FRANSISKA Als UCOK tulis di kertas dan kemudian Terdakwa I.ADE FRANSISKA Als UCOK laporkan pembukuan dan uang Terdakwa I.ADE FRANSISKA Als UCOK setorkan kepada Bos (AKENG/DPO).Pada saat Tim Polda datang, salah seorang perempuan yang kemudian diketahui adalah MAMI (Aciw/DPO) menyuruh PR (Publik Relation) untuk tampil (show), kemudian anggota tim (saksi MEICH HERLLY PASARIBU) memilih salah seorang PR (Public Relation)  yaitu saksi YOLLA BINTI RAGSA), dan membayar uang  sebesar Rp.1.000.000,-(satu juta rupiah) kepada MAMI untuk jasa menemani tamu karaoke sekaligus berhubungan badan hanya sekali berhubungan badan (short time). Setelah itu saksi (MEICH HERLLY PASARIBU) membawa PR (Publik Relation) saksi YOLLA BINTI RAGSA) ke Hotel 68 Nagoya tepatnya di kamar 216,dan kemudian melakukan persetubuhan layaknya hubungan suami istri.

Setelah itu Tim ditreskrimum Polda Kepri yang telah menunggu diluar kamar mengetuk pintu kamar kami dan kemudian saksi MEICH HERLLY PASARIBU membuka pintu kamar tersebut dan langsung mengamankan saudari YOLLA, atas peristiwa tersebut tim langsung bergerak ke karaoke New Permata Indah Windsor Nagoya Kota Batam dan mengamankan Terdakwa I.ADE FRANSISKA dan Terdakwa II.JHONNY Als ATEK dan barang bukti ke Mapolda kepri untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.
CR

COMMENTS

Nama

batam,99,bola,2,daerah,133,dunia,39,ekonomi,18,entertain,6,Headline,308,hot,7,Hukum,155,Internasional,43,kepri,29,nasional,40,nusantara,26,olahraga,3,politik,34,senidanolahraga,4,sport,2,teknologi,2,wisata,4,
ltr
item
secepatnya: Atek dan Ucok Divonis 3,3 Tahun dan Denda Rp 150 Juta karena Berbisnis PSK di Karaoke
Atek dan Ucok Divonis 3,3 Tahun dan Denda Rp 150 Juta karena Berbisnis PSK di Karaoke
https://1.bp.blogspot.com/-h8RPEaM252I/Wej8FFQR7iI/AAAAAAAAAW4/NRfIQs7uF2cABxa-AOSERatibUJ--bTsQCLcBGAs/s320/atek%2Bdan%2Bucok.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-h8RPEaM252I/Wej8FFQR7iI/AAAAAAAAAW4/NRfIQs7uF2cABxa-AOSERatibUJ--bTsQCLcBGAs/s72-c/atek%2Bdan%2Bucok.jpg
secepatnya
http://www.secepatnya.com/2017/10/atek-dan-ucok-divonis-33-tahun-dan.html
http://www.secepatnya.com/
http://www.secepatnya.com/
http://www.secepatnya.com/2017/10/atek-dan-ucok-divonis-33-tahun-dan.html
true
7938900199845780946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Readmore Reply Cancel reply Delete Home PAGES POSTS View All REKOMENDASI UNTUK ANDA: BERITA ARCHIVE SEARCH SEMUA BERITA maaf berita yang dicari tidak ditemukan KEMBALI Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy